Inilah Kronologi, IRT di Kupang dianiaya kawan sang suami hingga masuk RS
Berniat untuk memanggil sang suami yang tak kunjung pulang dari pesta ulang tahun dari semalam. Namun, ibu rumah tangga (IRT) dari Kelurahan Airnona Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang malah dianiaya teman sang suami.
Begini kronologinya penganiayaan yang dialami HHD (31)Pada hari Sabtu tanggal 08 Maret 2025, sekitar pukul 19.00 wita suami HHD (HN) pamitan untuk pergi ke acara ulang tahun dirumah HU yang lokasi acara tidak jauh dari kosnya diseputaran Jalan Kiankelaki Kelurahan Bakunase II.
Kemudian HHD mengijinkan sang suami untuk pergi ke acara ulang tahun sambil berpesan agar tidak boleh pulang tengah malam.
Kemudian, HHD tidur bersama anaknya. Paginya hari Minggu tanggal 09 Maret 2025 sekitar pukul 04.00 wita HHD terbangun dari tidur dan melihat suaminya HN belum pulang, sehingga HHD langsung menghubungi suaminya dengan menggunakan Handphone.
Saat sang suami HN mengangkat telpon, HHD menyampaikan bahwa Ia memberi waktu lima menit kepada sang suami HN untuk pulang dan kalau tidak pulang Ia akan menyusul.
Lalu sang istri telpon lagi.
Pada saat suami HN menerima dari istrinya HHD, NR (teman sang suami, red) langsung merampas handphone dari HN dan mengucapkan kata-kata kasar dan makian kepada HHD.
"Beta Noken kenapa lu," kata teman sang suami lewat telpon kepada HHD.
Tak lama HHD menunggu suaminya dan NR didepan gerbang kos sambil menyisipkan pisau di pinggang sebelah kanannya.
Pada saat NR dan suaminya tiba di depan kos dalam kondisi mabuk miras dan hendak menabrak HHD dengan sepeda motor lalu HHD menghindar sambil berkata kepada NR "lu kenapa'.
kemudian NR langsung memukul punggung belakang HHD dan memukul pada bagian wajah yang mengakibatkan HHD mengalami luka pada bibir dalam atas sebelah kiri.
Karena tidak terima atas perbuatan Noken, HHD langsung mengambil pisau dari pinggang dan mengayunkan pisau kearah perut NR yang mengakibatkan perut sebelah kiri NR terluka.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Aldinan R.J.H. Manurung S.H., S.I.K., M.Si saat ditemui membenarkan kejadian itu.
Disampaikan Kapolres, pihaknya telah mintai keterangan kepada para saksi dan terduga pelaku sedang dirawat di Rumah Sakit.
sumber; Korantimor.Com

0 Komentar