Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Tak Terima di Tegur, Seorang Siswa SMA di Kupang, Dipolisikan Gegara Memukul Guru

Tak Terima di Tegur, Seorang Siswa SMA di Kupang, Dipolisikan Gegara Memukul Guru



Seorang siswa kelas 11 di SMA Negeri 4 Kupang berinisial JMS diduga memukul guru berinisial AK dalam insiden yang terjadi pada Kamis, 13 Maret 2025.


Kejadian ini bermula ketika JMS melintas di depan guru dan siswa lain yang sedang berbaris untuk mengikuti ujian tengah semester.

Menurut Kepala Sekolah SMAN 4 Kupang, Fransiskus Xaverius Balu Lowa, JMS berjalan tanpa meminta izin dan langsung menghampiri guru AK.

"JMS menegur AK dengan pertanyaan, 'Mau ke mana?' dan menjawab bahwa ia hendak ke kamar mandi," jelas Fransiskus di duga hal itu yang menyebabkan sang siswa kurang Terima.

Setelah itu, JMS dan AK terlibat keributan yang berujung pada kontak fisik. "AK sempat dipukul di bagian belakang bahunya," tambahnya.

Akibat penganiayaan itu, Alfred mengalami Luka serius di rahang dan telinga.

Meskipun JMS meminta maaf setelah kejadian, permintaan tersebut dinilai kurang tulus.

Tindakan Pihak Sekolah

Fransiskus menjelaskan bahwa saat mencoba menahan JMS, AK memegang kerah bajunya, namun siswa tersebut memberontak hingga kancing bajunya terlepas.

Namun, AK memilih untuk melaporkan insiden ini ke pihak berwajib.

"Kami bersyukur AK memilih jalur hukum demi kenyamanan semua pihak," kata Fransiskus.

"Mungkin dia tidak cocok di SMA 4. Kami siapkan rekomendasi untuk pindah," jelasnya.

Sebagai upaya menjaga keamanan pasca kejadian, Fransiskus bersama para guru melakukan apel pagi dan memberikan arahan kepada siswa.

"Setelahnya, kami juga mengadakan rapat dewan guru untuk menenangkan mereka," tutupnya.

Sumber Artikel : TRIBUNNEWS.COM.

Posting Komentar

0 Komentar